0

PUBLIC SPEAKING (UAS 3)

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

Jelaskan peran seorang motivator dalam teori public speaking jika makna dan tujuan Public Speaking adalah komunikasi yang dilakukan secara lisan kepada orang banyak dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan, dan memberikan informasi kepada orang banyak .(40)

Ada sedikitnya tiga tujuan utama sebuah kegiatan Public Speaking dilakukan.

Pertama; Informasi (Information) atau hanya sekedar memberi pesan. Misalnya Pengumuman tentang kegiatan Sosialisasi Pemakaian Kontrasepsi dan meminimalisasi resikonya.

Kedua; Influence atau mempengaruhi. Mempengaruhi audiens agar merubah sikap, pandangan politik atau mengarahkan orang lain agar berubah sikap atau perilaku khalayak. Tema materi kegiatan ini biasanya ditentukan dengan kekuatan kata (Power of words) yang mengandung unsur filosofi. Misalnya tema pidato “PENJARA TERKUAT ADALAH PIKIRAN MANUSIA”. Tentu saja dalam penjelasan tema itu mempengaruhi orang lain agar berpikir lebih luas dan tidak ethnic centrist of fanaticism. 

Ketiga; Participated In atau mengikuti. Berbgai penafsiran bahwa dalam tujuan ini, kegiatan Public Speaking dianggap sebagai

Lihat pos aslinya 50 kata lagi

0

PUBLIC SPEAKING(UAS 3)

public-speaking

Dalam teori public speaking, jika makna dan tujuan public speaking adalah komunikasi yang dilakukan secara lisan kepada orang banyak dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan dan memberikan informasi kepada banyak orang maka setidaknya seorang motivator berperan untuk influence atau mempengaruhi audiences agar merubah sikap, pandangan politik atau mengarahkan agar orang lain berubah sikap atau perilaku khalayak.

Ada sedikitnya tiga tujuan utama sebuah kegiatan Public Speaking dilakukan.

Pertama; Informasi (Information) atau hanya sekedar memberi pesan.

Kedua; Influence atau mempengaruhi. Mempengaruhi audiens agar merubah sikap, pandangan politik atau mengarahkan orang lain agar berubah sikap atau perilaku khalayak. Tema materi kegiatan ini biasanya ditentukan dengan kekuatan kata (Power of words) yang mengandung unsur filosofi.

Ketiga; Participated In atau mengikuti. Berbgai penafsiran bahwa dalam tujuan ini, kegiatan Public Speaking dianggap sebagai following issue saja. Mendukung kondisi audiens (khalayak) dengan menempatkan diri sebagai orang yang simpatik. Memberi dukungan moral kepada audiens yang sedang mengalami kesusahan karena bencana alam, membangkitkan mereka dengan menunjukkan empatik, memberi penghiburan dengan penuh perhatian.

Dalam pidato saya tentang “Menghargai Waktu” memiliki tujuan yang jelas. Yaitu :

  1. Waktu adalah kesempatan untuk kita berubah.
  2. Waktu adalah hal yang tidak bisa kembali.
  3. Waktu adalah sebagai pembelajaran kita untuk di masa yang akan datang.
  4. Waktu adalah peluang.
  5. Belajar dari kesalahan akan membuat Anda lebih berhati-hati dalam bertindak dan cermat dalam menggunakan waktu.
  6. memanfaatkan waktu untuk melakukan serangkaian tujuan dan prioritas hidup Anda. Tetap andalkan dan libatkan Tuhan dalam setiap kehidupan. Tuhan senantiasa akan menolong Anda untuk mengelola waktu dan mengidentifikasi pekerjaan yang baik bagi Anda.
0

PUBLIC SPEAKING (UAS 2)

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

Sebutkan 10 Magic Of Public Speaking, yang disertai dengan contoh lengkap. (30)

Sesuaikan contoh lengkap tersebut dengan tema pidato anda, perhatikan tahap demi tahap :

  1. Language Proficiency
  2. Say it Right
  3. Charismatic Speaker
  4. Body Language
  5. Confident and Nervous
  6. Show Case-study
  7. Consideration of alternative Solutions
  8. Sleigh Audience in your opinion
  9. Draw great conclusions
  10. Show Empathy at the End Speech

Ketika anda praktek PIDATO, apakah anda sudah lakukan hal ini?

MRG (KISI-KISI 2)

Lihat pos aslinya

0

PUBLIC SPEAKING(UAS 2)

Public Speaking memiliki 10 keahlian mendasar yang wajib untuk difahami dan di kuasai. Hal inilah yang akan menjadi tolak ukur kualitas dan kuantitas pembicaranya :

1.Language Proficiency

Teknik penguasaan bahasa, teori, dan sumber-sumber informasi yang mampu menarik secara kuat perhatian dan pemikiran para pendengar. Dengan bahasa yang dimiliki, serta gaya dalam penyampaian akan semakin mudah menarik perhatian pendengar.

Seorang pembicara, ketika menyampaikan materi pada hadapan audience tidak di perkenankan menggunakan kelimat dengan arti ganda atau kalimat yang meimbulkan persepsi berbeda sesama audience dan pembicara.

Contoh : Saat saya berpidato saya menyampaikan mengenai betapa waktu sangat berharga, dan saya memakai kosa kata yang dapat dimengerti oleh audince.

2.Say it Right

Seorang pembicara harus dapat melafalkan kalimat dengan benar, tidak di perkenankan membawa logat asli yang membuat pengucapan kalimat menjadi aneh atau tidak dapat di mengerti.

Contoh : saat saya menyampaikan pidato saya mengucapkan kata modern dengan benar bukan modren.

 

3.Charismatic Speaker

Seorang pembicara haruslah menguasai materi dan faham betul akan apa yang di katakan, agar saat menyampaikan materi tidak membuatnya gugup sehingga terlihat tidak memiliki kualitas yang baik sebagai pembicara.

Contoh : Saat saya berpidato saya sedikit lupa dengan isi pidato saya, tetapi saya mencoba untuk melihat kertas kecil saya untuk membaca sedikit teks pidato yang saya lupa.

 

4.Body Language

Karakteristik gerakan anda saat di atas pangung adalah cerminan bagaimana mental anda saat itu, jika pembicara melakukan gerakan yang aneh dan membuat audience merasa tidak nyaman melihatnya, sebaiknya berhenti melakukan gerakan aneh atau turun saja dari panggung. Pembicara dengan gerakan aneh yang jelas menampilkan dirinya over akting atau over nerveus adalah pembicara dengan kualitas buruk.

Contohnya : Pada saat saya berpidato saya rasa penampilan saya sudah membuat saya nyaman,dengan menggunakan kemeja yang dibalutin dengan blazzer, rok dan high heels.

5.Confident and Nervous

Ketidak siapan mental sang pembicara saat naik ke panggung atau podium. Hal ini dikarenakan belum terbiasanya atau ketidak siapannya terhadap pandangan berbagai kalangan audience.

Contoh: Saat saya naik ke atas panggung saya sedikit nervous,tetapi saya mentenangkan diri saya dengan memikirkan hal-hal yang positif.

6.Show Case

Semacam ice breaking yang berfungsi untuk mencaikan suasana agar pembicara lebih dapat di perhatikan dan mendapat perhatian dari audience. Caranya adalah dengan membangun semangat, sentilan atau membuat lelucon sederhana.

Contoh : Saya tidak terlalu fokus dengan isi pidato saya,saya mencoba memberi hiburan sedikit pertanyaan dan lelucon yang membuat audience tidak merasa bosan,jenuh dan mengantuk.

7.Consideration of alternative Solutions

Pembicara disarankan memberikan pertimbangan, pernyataan pada beberapa pendapat audience dan narasumber yang mendekati topik dan temamateri pembicaraan.

Contoh : Saya memberikan pernyataan  di dalam pidato saya yang bisa memunculkan pertanyaan dari audience.

8.Sleigh Audience in your opinion

Membuat audience memiliki opini dan pemikiran yang sama seperti pembicara sehingga timbul kesepahaman antara kedua pihak. Karena pembicara baru dapat dikatakan sukses apabila audience nya dapat terpengaruh oleh materi yang di sampaikannya.

Contoh : “Karena waktu yang sudah lewat, tidak akan pernah bisa kembali lagi.”. Kalimat tersebut akan menimbulkan pandangan dan pembenaran pikiran di dalam opini para audiencenya.

9.Draw great conclusions

Kesimpulan adalah inti dari materi panjang lebar yang telah di sampaikan. Kesimpulan yang diberikan haruslah dpat tertanam di benak para audience agar materi yang tersampaikan tidak serta merta mejadi sebuah angin lalu. Maka pembicara harus dapat mempu menarik perhatian audience untuk yang terakhir dengan membuat mereka merasa bangga telah mendengar materi dari sang pembicara.

Contoh : “Perlu disadari bahwa waktu itu sangatlah penting bagi kita. Terutama bagi mereka yang ingin sukses dan ingin maju. Maka jadilah seperti pensil. Dia mampu menuliskan sesuatu menjadi bermakna. Bila ada yang salah segeralah hapus dengan penghapus yang tersedia di ujung pensil “. Kalimat kesimpulan yang mengandung makna penyemangat agar senantiasa diingat oleh audience.

10.Show Empathy at the End Speech

Menutup pembicaraan juga adalah salah satu aspek paling penting yang terakhir kali harus dilakukan oleh pembicara. Tuturkata yang baik dan empati yang di berikan dengan tulus oleh pembicara kepada pendengar dapat menimbulkan kesan lebih pada audience sehingga akan semakin merasa bahwa pembicara adalah benar orang yang berkualitas.

Contoh : “Dan alangkah sangat menyesalnya kita, apabila dalam hidup kita yang singkat ini, lebih banyak kita lewati dengan melakukan hal-hal yang akan kita sesali di akhirat kelak. “. Kalimat tersebut saya ucapkan saat diakhir pidato sebagai kalimat perpisahan yang menyemangati.

 

0

PUBLIC SPEAKING (UAS 1)

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

MAIN API_MRGTuliskan Judul Pidato sdr disini dan jelaskan dimana letak pathos dan logos serta ethos dalam pidato tersebut. Apa saja kelemahan saudara dibandingkan dengan teori retorika. (30)

Setelah melakukan praktek berpidato dan sekaligus belajar tentang Master Of Ceremony (MC), silahkan anda sempurnakan isi pidato anda dan melakukan evaluasi diri sendiri. Pidato singkat yang saudara sampaikan tentu ada pesan yang ingin anda sampaikan dan dirangkum dalam kesimpulan.

MRG (Kisi-Kisi UAS 1)

Lihat pos aslinya

0

PUBLIC SPEAKING(UAS 1)

Isi Pidato :

Kemarin adalah sejarah, hari ini usaha, dan hari esok adalah misteri. Jika hari ini kita tidak mampu menghargai waktu, maka hari esok pun tidak segan untuk tidak menghargai kita. Hal itu sangat mungkin terjadi karena segala sesuatu di dunia ini layaknya bumerang. Kita melakukan hal tidak baik, maka kita juga sangat mungkin untuk mendapat perlakuan tidak baik pula.

Mungkin banyak dari kita yang telah merencanakan sesuatu tetapi batal dilaksanakan, hanya karena tidak pandai dalam memanfaatkan waktu. Padahal waktu tidak akan pernah kembali, dan waktu tidak akan bisa kembali. Membiarkan waktu terbuang sia- sia dengan anggapan esok masih ada waktu adalah salah satu tanda kita tidak mengerti, tidakmemahami, betapa pentingnya menghargai sebuah waktu.

Kita dapat mencapai hal yang luar biasa, jika kita dapat menghargai waktu kita sendiri. Inilah yang menjadi tantangan kita, yaitu mengisi waktu dengan hal yang bernilai tinggi, bermanfaat, dan meninggalkan kegiatan yang tidak bermanfaat. Semakin kita menghargai waktu, semakin kita merasakan keajaiban waktu. Waktu adalah sebuah hal yang sangat dekat dengan kita,dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan waktu dan waktu. Beberapa orang memang bisa menghargai waktu,tapi tidak sedikit dari orang-orang yang tak bisa menghargai waktu tersebut.padahal waktu terus berjalan dan takkan pernah berhenti walau sedetik pun. Maka, hargailah waktu dan kuasailah waktu dengan sebaik-baiknya. Sebelum waktulah yang akan menguasai kita. Terkadang hidup ini tentang dua bagian. Gelap, dan lebih gelap. Tetapi kedua hal itu tidak penting jika kita tetap ingat, untuk menyalakan titik cahaya di dalam hati kita, yang disebut iman.

Temen- temen setuju kan, bahwa waktu itu adalah penting?Sebagian dari kita masih sering mensia-siakan waktu yang kita miliki selama hidup di dunia ini, dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.Dan waktu yang kita jalani hidup di dunia ini, sebenarnya sangat singkat, karena itu sangat ruginya kita apabila kita menjalaninya dengan sesuatu yang tidak berharga.  Kita sia-sia kan waktu dan kesempatan hidup di dunia ini, dengan melakukan hal-hal yang tidak membawa keselamatan dunia akhirat kita.

Maka, hargailah waktu dan kuasailah waktu dengan sebaik-baiknya. Sebelum waktulah yang akan menguasai kita.Mungkin saat ini kita masih bisa mempermainkan waktu. Tetapi suatu saat waktulah yang akan mempermainkan kita dan merugikan kita. Perlu disadari bahwa waktu itu sangatlah penting bagi kita. Terutama bagi mereka yang ingin sukses dan ingin maju. Maka jadilah seperti pensil. Dia mampu menuliskan sesuatu menjadi bermakna. Bila ada yang salah segeralah hapus dengan penghapus yang tersedia di ujung pensil. Dan alangkah sangat menyesalnya kita, apabila dalam hidup kita yang singkat ini, lebih banyak kita lewati dengan melakukan hal-hal yang akan kita sesali di akhirat kelak. Karena waktu yang sudah lewat, tidak akan pernah bisa kembali lagi.

Pengertian Ethos, Pathos, Logos

Ethos: adalah sumber kepercayaan. Yakni, seorang pembicara harus dapat di percaya oleh audiencenya. Jika seseorang yang tidak mendapatkan kepercayaan dari audience saat berbicara, maka selain tidak memiliki aspek Logos, orang tersebut juga bukan seseorang yang mampu mengambil kepercayaan pendengar. Hal ini dapat kita lihat berdasarkan kompetensinya yang memadai pada bidang yang ditekuninya, bagaimana latar belakang kualitas dan kuantitas yang dimiliki olah sang pembicara.

Mungkin banyak dari kita yang telah merencanakan sesuatu tetapi batal dilaksanakan, hanya karena tidak pandai dalam memanfaatkan waktu. Padahal waktu tidak akan pernah kembali, dan waktu tidak akan bisa kembali. Membiarkan waktu terbuang sia- sia dengan anggapan esok masih ada waktu adalah salah satu tanda kita tidak mengerti, tidak

memahami, betapa pentingnya menghargai sebuah waktu.

  • Kalimat pidato tersebut dapat menjadi sumber kepercayaan audience terhadap pembicara, karena sumber yang di dapatkan untuk membuat kalimat-kalimat tersebut adalah berdasarkan fakta.

Pathos: himbauan emosional, atau sesuatu yang berhubungan dengan emosi manusia, karena saat menyampaikan orasi atau topik permasalahan, seringkali hal tersebut bersangkutan dengan perasaan pendengar dan terkadang menimbulkan banyak empati atau bahkan simpati dari pendengar/audience.

Temen- temen setuju kan, bahwa waktu itu adalah penting?

Sebagian dari kita masih sering mensia-siakan waktu yang kita miliki selama hidup di dunia ini, dengan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat.Dan waktu yang kita jalani hidup di dunia ini, sebenarnya sangat singkat, karena itu sangat ruginya kita apabila kita menjalaninya dengan sesuatu yang tidak berharga.  Kita sia-sia kan waktu dan kesempatan hidup di dunia ini, dengan melakukan hal-hal yang tidak membawa keselamatan dunia akhirat kita.Maka, hargailah waktu dan kuasailah waktu dengan sebaik-baiknya. Sebelum waktulah yang akan menguasai kita.Mungkin saat ini kita masih bisa mempermainkan waktu. Tetapi suatu saat waktulah yang akan mempermainkan kita dan merugikan kita. Perlu disadari bahwa waktu itu sangatlah penting bagi kita.

  • Dari pidato tersebut, dapat terlihat bahwa pembicara memiliki rasa emosional yang tinggi, dari isi pidatonya membuat audience memutar otaknya dan mulai menyamakan persepsi sehingga pada akhirnya sampai pada titik setuju atas kalimat tersebut karena menyadari betul bahwa kalimat yang di sampaikan adalah benar adanya . rasa simpati yang pada awalnya di sampaikan oleh pembicara, seiring berjalannya pemikiran menjadi rasa simpati yang juga dimiliki oleh audience karena kebenaran kalimat yang disampaikan.

Logos: Logos memiliki arti Logis. Yang dapat di buktikan berdasarkan meteri pembicaraan seorang orator yang memang bersungguh-sungguh, masuk akal, dapat diikuti dan bersifat nyata atau bukan khayalan belaka.

Maka jadilah seperti pensil. Dia mampu menuliskan sesuatu menjadi bermakna. Bila ada yang salah segeralah hapus dengan penghapus yang tersedia di ujung pensil. Dan alangkah sangat menyesalnya kita, apabila dalam hidup kita yang singkat ini, lebih banyak kita lewati dengan melakukan hal-hal yang akan kita sesali di akhirat kelak. Karena waktu yang sudah lewat, tidak akan pernah bisa kembali lagi.

  • Kalimat pidato ini di bangun berdasarkan kenyataan dan rasa emosional dari keprihatinan yang berdsarkan fakta, serta dasar-dasar dari nasionalisme yang sesungguhnya telah banyak tersingkirkan. Yang terpenting, kalimat ini dibuat berdasarkan rasa nasionalisme yang tinggi.

Kelemahan pidato “Hargai Waktumu!” berdasarkan teori retorika adalah tema nya terlalu biasa tetapi menurut saya waktu ada lah hal yang penting yang tidak boleh kita sia-siakan karena waktu tidak akan pernah kembali dan pidato yang saya sampaikan hanya  berdasarkan sepenglihatan saya saja.

0

UTS PUBLIC SPEAKING – JAWAB DISINI

JAWABAN UTS PUBLIC SPEAKING

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

Article Tentang Public Speaking by Mustika Ranto GuloUTS PUBLIC SPEAKING 

Cara jawab adalah :

  • berikan jawaban di blog anda dengan cara melakukan reblog judul status ini.
  • kemudian jawab juga dalam kertas ujian anda di kelas saat ujian berlangsng

Ujian Tengah Semester (UTS) 2015

Mata Kuliah : PUBLIC SPEEKING

__________________________________________________________________________________

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Logos, Pathos dan Ethos sebagai dasar Ilmu Toast-Masters disertai masing-masing contoh. 500 kata
  2. Sebutkan 10 Magic of Public Speeking beserta contoh2nya. 500 kata
  3. Apa yang dimaksud dengan Retorika dan berikan contoh 5 orang yang memiliki kemampuan retorika tokoh dunia. 500 kata
  4. Jelaskan Apa yang menjadi Target Seorang MC dan berikan contoh masing-masing (Explain five on the targets to be achieved by a Master of Ceremonies in the world of protocol formal and informal so as to have each instance the right) 500 kata

By Mustika Ranto Gulo, ST. M.Si

Lihat pos aslinya

0

4.Jelaskan Apa yang menjadi Target Seorang MC dan berikan contoh masing-masing (Explain five on the targets to be achieved by a Master of Ceremonies in the world of protocol formal and informal so as to have each instance the right)

Master of Ceremony atau MC adalah orang yang berperan sebagai pemandu dalam suatu acara atau event. Menjadi seorang MC bukanlah hanya sekedar membuka acara, menginformasikan susunan acara pada audience dan menutup acara saja. Seorang MC harus mampu mengendalikan atensi audies, mampu memastikan bahwa acara berjalan sesuai dengan rencana serta menghibur audiens agar tidak merasa kecewa.

Target yang harus dicapai oleh seorang MC:

1.On thematic

MC harus tau persis tema apa yang akan disampaikan kepada khalayak. Semua acara memiliki tema khusus sehingga MC harus memahami hal-hal yang mendasar tentang tema termasuk latar belakang acara dan siapa saja yang hadir dalam acara dimaksud. Karena itu, MC dan Panitia pelaksana haruslah melakukan briefing secara seksama sebelum acara dimulai.

Contoh : sewaktu akan memimpin suatu acara seminar mengenai Kesehatan , seorang MC melakukan briefing sebentar dengan seorang narasumber, yaitu Ahli Gizi atau Pakar Kesehatan. MC tersebut harus benar-benar mengetahui jalannya acara dan apa saja yang ingin disampaikan oleh narasumber.

 

  1. On schedule (Run Down)

MC harus mampu mencapai target atas run down acara yang sudah disusun lengkap dengan durasi setiap tahap acara. Seorang MC harus menguasai Run Down acara dan memastikan bahwa susunan acara berjalan sesuai yang dijadwalkan (On Schedule). Kemampuan MC dalam mencapai target run down yang sudah disusun beserta dengan durasinya sangatlah penting untuk kesuksesan acara.

Contoh : mengetahui bahwa MC tersebut akan memimpin acara mengenai dunia Kesehatan, maka MC harus tahu kapan ia harus mempersilahkan narasumber untuk menyampaikan materi tanpa sedikit waktu yang terlewati.

  1. On Opening

MC harus mampu mengucapkan salam pembuka ‘greetings’ dengan mahir. Salam pembuka yang diberikan oleh MC akan dapat mempengaruhi atensi Audiens karenanya harus dilakukan dengan baik, tidak perlu bertele-tele.

Contoh : saat membuka acara MC juga tak perlu menyapa satu persatu tamu undangan yang memiliki jabatan.

 

  1. On performance

MC harus tampil prima dengan persiapan yang matang termasuk penampilan dirinya, busana mulai dari ujung rambut hingga ujung sepatu dan juga persiapan pengetahuan umum tentang suasana acara.

Contoh : MC harus datang tepat waktu, tidak boleh terlewat sedikitpun waktu. Seorang MC bicara tidak terbata-bata, mampu mengucapkan semua kata dan istilah dengan artikulasi yang benar, mengenakan pakaian yang pantas dan rapi.

 

  1. On closing

MC harus mampu membuat ‘closing’ berupa ucapan terimakasih dengan sangat baik. Meskipun dilakukan diakhir acara, closing harus dilakukan dengan antusias dan sungguh-sungguh. MC yang handal akan mampu memberikan closing acara yang berkesan.

Contoh : “Sampai jumpa di acara tahun depan dengan guest star yang lebih spektakuler!”

yang menandakan bahwa acara tahun ini begitu spektakuler tapi tahun berikutnya akan lebih lagi sehingga audiens akan merasa ‘excited’ untuk menunggu acara tersebut di tahun selanjutnya.

 

0

1.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Logos, Pathos dan Ethos sebagai dasar Ilmu Toast-Masters disertai masing-masing contoh

Ethos adalah karakter, intelegensi, dan niat baik yang dipersepsikan dari seorang pembicara. Logos adalah bukti logis atau penggunaan argument dan bukti dalam sebuah pidato. Pathos adalah bukti emosional atau emosi yang dimunculkan dari para anggota khayalak.

Socrates yang terkenal dan merupakan seorang filsuf yang brilian meringkas inti komunikasi menjadi tiga konsep yang menarik yang disebutnya etos, patos, dan logos. Etos mencakup karakter. Patos mencakup perasaan belas kasihan. Logos mencakup isi.
tos, menurut Socrates, berarti membangun kredibilitas pengajar kredensi atau hal-hal yang membuatnya bisa dipercaya. Socrates tahu bahwa diri anda jauh lebih penting dari perkataan dan tindakan anda, karena diri andalah yang MENENTUKAN apa yang anda katakan dan lakukan. Dalam hal ini siapa anda akan menentukan bagaimana cara anda berkomunikasi dan bisa dipercaya dalam komunikasi.

Aspek ethos bagi pembicara bisa dikembangkan dengan cara:

  1. Menjaga nama baik dan membangun personal branding sehingga pembicara memiliki citra yang baik di mata khalayak dan dipandang sebagai seseorang yang memeiliki integritas dan kredibilitas ketika berbicara.
  2. Bersikap profesional dan disiplin sesuai dengan keahliannya.
  3. Menjunjung etika dan sopan santun
  4. Tidak pelit untuk membagikan pengalamannya pada orang lain
  5. Aktif dalam forum-forum diskusi yang berkaitan dengan program keahliannya serta mampu menghasilkan tulisan-tulisan ilmiah

Patos, atau perasaan belas kasihan, berkaitan dengan bagaimana komunikator membangkitkan semangat pendengar dan menggerakkan emosi-emosi mereka. Hal ini akan menghasilkan MOTIVASI pendengar. Jika anda berkomunikasi dengan perasaan yang benar dan menunjukkan bahwa anda memang peduli maka pendengar anda akan senang sekali melakukan apa saja yang anda ingin pendengar lakukan.

Contoh : Jika kita berbuat baik kepada orang, maka orang juga akan berbuat baik kepada kita.

Logos adalah isi yang menyangkut pengumpulan fakta. Hal ini menjadi alasan mengapa tindakan harus dilakukan oleh pendengar. Logos atau bisa dikatakan juga ilmu memberikan pemikiran dan pengertian. Dengan begitu para pendengar akan memahami alasan logis (masuk akal) melakukan sebuah tindakan atau perintah. Para pendengar akhirnya bisa memahami tindakan dan menjadikan tindakan itu miliknya.

Untuk mengembangkan aspek logos seorang pembicara harus memperkaya dirinya dengan berbagai referensi. Seorang pembicara harus terus belajar dan mengembangkan pengetahuannya. Mengaplikasikan logos dalam orasi atau pidato dilakukan setidaknya dengan tiga prinsip yaitu:

  1. Buatlah pernyataan yang mudah dimengerti
  2. Berikan penjelasan yang mudah dinalar
  3. Berikan contoh nyataethos

Contoh: Jika anda bekerja keras dengan tekun maka anda akan mendapat hasil sesuai dengan hasil pekerjaan anda.

0

Apa yang dimaksud dengan Retorika dan berikan contoh 5 orang yang memiliki kemampuan retorika tokoh dunia

Teori retorika adalah teori yang memberikan petunjuk untuk menyusun sebuah presentasi atau pidato persuasive yang efektif dengan menggunakan alat-alat.

Retorika adalah seni melakukan transfer spirit, menularkan ide, membuka wawasan dan memberikan semangat, motivasi dan juga jalan keluar; Tema dalam berpidato sanggup merubah pendirian audiens dan memahami, menerima dan mengikuti apa yang dipaparkan oleh sang Speaker.
Dalam teori Retorika menuntut adanya alasan-alasan, bukti-bukti dan referensi-referensi dari semua paparan yang akan disampaikan.

1.Sutomo (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 3 Oktober 1920 – meninggal di Padang Arafah, Arab Saudi, 7 Oktober 1981 pada umur 61 tahun) lebih dikenal dengan sapaan akrab oleh rakyat sebagai Bung Tomo, adalah pahlawan yang terkenal karena peranannya dalam membangkitkan semangat rakyat untuk melawan kembalinya penjajah Belanda melalui tentara NICA, yang berakhir dengan pertempuran 10 November 1945 yang hingga kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Kata-kata bung Tomo :

“Selama Banteng-Banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapa pun juga! Merdeka!!”

2.Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

 

Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia

 

3.Bob Sadino merupakan salah satu pebisnis yg mengenyam keberhasilan dari dunia usaha di Indonesia. Berbisnis dalam sektor peternakan & pangan membuatnya jadi salah satu entrepreneur berhasil yg dikenal oleh penduduk lebih khususnya para pebisnis di Indonesia. Senang dgn kemeja lengan pendek & celana pendek jadi ciri khas yg unik dari ia.

“Orang ‘pintar’ biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satu pun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang ‘bodoh’ mungkin hanya punya satu ide dan satu itu lah yang menjadi pilihan usahanya”

 

 

4.Mohandas Karamchand Gandhi adalah seorang pemimpin spiritual dan politikus dari India. Gandhi adalah salah seorang yang paling penting yang terlibat dalam Gerakan Kemerdekaan India.

 

  1. There is more to life than increasing its speed
  2. Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever

 

5.Barack Obama.

Presiden Amerika Serikat ke-44 yang saat ini sedang menjabat. Ia merupakan orang Afrika Amerika pertama yang menempati jabatan tersebut.

Kata-kata Obama :

Uang bukan satu-satunya jawaban, tapi itu membuat perbedaan.( Money is not the only answer, but it makes a difference).